Monday, March 28, 2011

Refleksi

Ulang tahun kemarin, Tuhan ijinkan saya harus pergi recruiting di poltek UI karena kebutuhan beberapa orang baru di kantor saya. Sehingga beberapa rencana awal terpaksa dirubah. Ketika ada jeda waktu untuk makan siang, saya mengambil kesempatan untuk melakukan napak tilas setelah lebih dari 10 tahun tidak menjejakkan kaki kembali ke kampus. Maka penelusuran tempat-tempat yang sering saya kunjungi pada masa kuliah pun dimulai dari gym tempat saya main basket dimana mungkin SKS terbesar saya pada masa kuliah di tempat ini hehehehe :-) sekaligus ingin bersiraturahmi sama penjaga dan tukang jual minuman si Betty. Sayangnya betty hari itu gak ada, jadi perjalanan berlanjut ke pusgiwa tempat kita biasa main futsal dan tempat-tempat lainnya.

Napak tilas itu ternyata memberi kesan yang cukup mendalam sehingga saya terhanyut dalam emosi dalam mengenang masa lalu dan mengingat beberapa teman yang sudah tidak tahu dimana rimbanya saat ini. Namun satu hal yang saya sangat bersyukur adalah ketika saya menyadari Tuhan sesungguhnya menuntun setiap langkah hidupku selama ini. Terus terang selama masa kuliah saya tidak terlalu aktif dalam persekutuan apalagi pelayanan, sebisa mungkin saya menghindar. Saya sempat terlintas penyesalan, seandainya saya mengenal Tuhan saat saya kuliah mungkin kehidupan saya akan jauh berbeda. Namun kemudian saya justru bersyukur jika merenungkan kabar beberapa teman yang aktif dalam pelayanan pada masa mahasiswa namun justru menjauh setelah bekerja saat ini. Saya bersyukur karena Tuhan menangkap hidupku setelah saya bekerja dan mengenal uang, sehingga bagi saya saat ini Dia lebih utama dari segalanya... jadi tidak ada yang perlu disesali.

Dia mengatur segalanya indah pada waktunya...


Sunday, March 27, 2011

Melihat Allah

wiii... siapa yang pernah melihat Allah? judul di atas memang terlintas dalam pikiranku setelah membaca kisah Maria yang disapa Tuhan Yesus di makam Yesus tak lama setelah Dia bangkit. Menarik hati saya, karena setidaknya ada tiga orang yang ada dilingkaran Yesus yang pernah berjumpa dengan Yesus setelah Dia bangkit namun perlu waktu untuk menyadari bahwa orang yang ada dengan mereka saat itu adalah Yesus. Selain Maria, tentu kita mengingat kisah tentang Cleopas dan kawannya yang bertemu dengan Yesus sepanjang perjalanan menuju Emaus.

Maka pertanyaan yang menggelitik dalam diri saya adalah: "Adakah rupa Yesus setelah bangkit mengalami perubahan sehingga teman-temanNya tak lagi mengenali Dia?" Saya sendiri tidak memiliki jawabannya, tapi pasti ada alasan mengapa mereka tidak mengenali Yesus secara langsung, apakah ke-Tuhan-an Yesus yang sempurna membuat manusia tidak mampu melihat dan mengenali Dia?

Mungkin satu perkataan Yesus saat khotbah di bukit bisa menjadi tuntunan bagi kita saat kita tidak melihat atau mengenali Allah sedang berjalan di sisi kita:

Mat 5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah

Sunday, March 20, 2011

Kebetulan = Coincidents

Kebetulan... sering kali kata ini keluar dari mulut kita, misalnya kebetulan pas dateng pas waktunya makan :-) atau kebetulan sekali firman Tuhan-nya sesuai dengan pergumulan kita saat ini.

Adakah sebenarnya kata 'kebetulan' dalam kamus kekristenan? kalau kita mengacu pada bahasa Indonesia agak sedikit sulit untuk dijelaskan, karena makna kebetulan cenderung berarti sesuatu yang sifat untung-untungan atau pas. Namun kalau kita coab melihatnya dari kata bahasa inggris atau coincidents artinya menjadi lebih bermakn. Kata co-incidents adalah gabungan dua kata cooperated dan incidents, jadi suatu dua atau lebih peristiwa yang bekerja sama untuk menjadikan suatu kejadian baru yang umumnya memberikan kebaikan.

Bagi saya kata ini menjadi menarik bahwa suatu kejadian terjadi bukan karena 'kebetulan' atau untung-untungan atau pas-pasan belaka, namun Tuhan turut campur tangan mempersatukan beberapa situasi atau kejadian untuk kebaikan kita. Seperti kisah ketika seorang kemenakan Paulus mendengar ada rencana orang-orang Yahudi yang bersekongkol untuk membunuh dia dalam perjalanan menuju mahkamah agama dan ia meneruskan informasi itu kepada perwira di markas tempat Paulus ditahan(Kis 23).

Jadi kalau hari ini ada peristiwa yang luar biasa dalam hidup kita, reaksi kita yang terbaik adalah bersyukur dan memuji Tuhan karena firmanNya berkata:
Rom 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Monday, March 14, 2011

Daily

"give us this day our daily bread"
Kemarin minggu Hasan khotbah tentang 'daily' mengutip dari doa Bapa kami. Ada satu hal yang menjadi berkat secara khusus buat saya, terkait berdoa setiap hari. Tuhan memberkati kita tiap hari, Dia ingin kita bersandar padaNya setiap hari, Dia ingin kita membangun hubungan dengan kita setiap hari, Dia ingin kita tahu bahwa hari ini adalah hari yang telah Dia jadikan untuk kebaikan kita... s e t i a p h a r i...

Memiliki rencana bukanlah suatu hal yang buruk, namun Tuhan ingin kita hidup untuk hari ini... jangan terlalu pusing dengan apa yang terjadi di masa depan. Percaya bahwa jika hari ini saya berjalan dalam tuntunanNya, masa depan saya pasti dipelihara oleh Dia - Raja di atas segala raja, Tuhan atas semesta.

Wednesday, March 9, 2011

kepahitan

Apa yang terjadi ketika lingkungan kita bersikap negatif dan kita terhanyut didalamnya?
Apa yang terjadi ketika rasa sakit di hati kita simpan dan menimbulkan kepahitan?
Bukankah semuanya hanya akan menimbulkan pikiran, perasaan dan penyakit dalam tubuhmu?

Berbahagialah orang yang dimerdekakan oleh Kebenaran
yang hidupnya dipenuhi sukacita dan damai sejahtera
Ia akan menjadi berkat bagi orang lain
dan hidupnya mempermuliakan nama Tuhan!

Tuesday, March 8, 2011

Berdaulat

Hari ini aku percaya Ia berbicara kepada orang yang tepat yang akan merubah kehidupanku...

Just wanna say 'Thank you Lord'

Monday, March 7, 2011

Cemas

Tanpa terasa dua hari terakhir kecemasan seperti kembali menghantuiku. Yang aku sadari ini terjadi ketika Firman yang kubaca tidak masuk meresap dalam hatiku. Kegentaran akan masalah pekerjaan yang membelit seakan menghantui perasaanku. Disaat seperti inilah aku tahu bahwa hanya di dalam Dia kekuatan dan ketenangan kudapatkan.

Dan TUHAN memberikan ayat hafalanku minggu ini:
" Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan". - Yes 41:10
Aku percaya ada kemenangan yang Dia sediakan bagiku hari ini!